Freelander 8 EREV Siap Meluncur 3 September, Ekspansi Global Dimulai

Otomotif3 Views

Freelander 8 EREV Siap Meluncur 3 September, Ekspansi Global Dimulai Freelander 8 EREV bersiap memasuki tahap komersial setelah menjalani rangkaian pengembangan, pengujian, dan produksi sepanjang 2026. SUV berukuran besar hasil kolaborasi Chery dan Jaguar Land Rover itu dijadwalkan meluncur resmi di China pada 3 September 2026, sebelum memperluas kehadirannya menuju sejumlah negara.

Model ini menjadi produk produksi pertama dari Freelander setelah nama yang dahulu digunakan Land Rover dihidupkan kembali sebagai merek kendaraan energi baru yang berdiri terpisah. Freelander 8 akan diproduksi melalui perusahaan patungan Chery Jaguar Land Rover atau CJLR di Changshu, China. JLR sebelumnya telah menegaskan kendaraan Freelander menggunakan arsitektur Chery dan direncanakan untuk penjualan di China serta ekspor secara bertahap.

Momentum menjelang peluncuran juga cukup kuat. Freelander 8 telah membuka pemesanan awal di China pada 14 Agustus dan dilaporkan mengumpulkan lebih dari 10.000 pesanan dalam 48 jam. Angka tersebut masih berupa pemesanan awal dan belum dapat disamakan dengan pengiriman kendaraan kepada pelanggan, tetapi memberi gambaran mengenai besarnya perhatian terhadap SUV pertama merek Freelander yang baru.

Nama Freelander Kini Berdiri sebagai Merek Tersendiri

Kehadiran Freelander 8 mempunyai cerita yang lebih panjang daripada sekadar peluncuran sebuah SUV baru. Freelander awalnya merupakan nama model Land Rover yang mulai hadir pada 1997 dan kemudian berkembang sampai Freelander generasi kedua.

Nama itu berhenti digunakan setelah lini tersebut digantikan Discovery Sport sekitar 2014. Satu dekade kemudian, JLR dan Chery memilih menghidupkannya melalui pendekatan yang sama sekali berbeda.

Pada Juni 2024, JLR mengumumkan rencana memberikan lisensi nama Freelander kepada perusahaan patungan CJLR. Kendaraan baru yang memakai nama tersebut akan dibangun menggunakan arsitektur kendaraan listrik Chery dan diproduksi di fasilitas Changshu.

Freelander juga ditempatkan terpisah dari Range Rover, Defender, Discovery, dan Jaguar. Artinya, Freelander 8 bukan Land Rover dengan nama baru dan tidak dipasarkan sebagai salah satu model di bawah jajaran Land Rover.

Strategi ini memungkinkan CJLR menggabungkan pengalaman desain dan pengembangan kendaraan premium JLR dengan teknologi kendaraan energi baru milik Chery.

“Menurut penulis, perubahan Freelander dari nama sebuah model menjadi merek tersendiri menjadi bagian paling menarik karena CJLR tidak sekadar menghidupkan mobil lama, melainkan menggunakan reputasinya sebagai titik awal untuk membangun keluarga produk baru.”

Concept 97 Menjadi Gambaran Awal Freelander 8

Bentuk Freelander 8 telah diperlihatkan lebih dahulu melalui Concept 97 yang diperkenalkan ketika merek Freelander melakukan debut global pada 31 Maret 2026.

Mobil konsep tersebut membawa bentuk SUV besar dengan bodi mengotak, lampu berbentuk persegi, kap mesin tinggi, serta konfigurasi kabin yang memberikan perhatian besar pada kemampuan perjalanan berbagai medan.

Freelander 8 versi produksi mempertahankan banyak karakter tersebut.

Bagian depan menggunakan bentuk relatif tegak dengan tulisan FREELANDER berukuran besar. Pilar belakang mempunyai detail yang mengingatkan pada Freelander generasi pertama, tetapi proporsi keseluruhan jauh lebih besar.

Ukuran bodinya bahkan sudah memasuki wilayah SUV ukuran penuh.

Panjangnya Lebih dari Lima Meter

Freelander 8 mempunyai panjang 5.118 mm, lebar 2.050 mm, dan tinggi 1.898 mm. Jarak sumbu roda mencapai 3.040 mm. Bila menggunakan perlengkapan tertentu termasuk kait derek, panjang keseluruhan dapat mencapai sekitar 5.185 mm.

Dimensi tersebut membuat kendaraan baru ini tidak dapat dibandingkan langsung dengan Freelander lama yang dikenal sebagai SUV kompak.

Freelander 8 mempunyai ruang yang memungkinkan penggunaan lima atau enam tempat duduk.

Versi enam kursi memakai susunan 2 plus 2 plus 2 dengan dua kursi individual pada baris kedua.

Ukuran besar juga memberikan ruang untuk baterai berkapasitas tinggi, sistem suspensi kompleks, serta komponen penggerak empat roda.

Sistem EREV Menjadi Pilihan Pertama

Freelander tidak langsung memulai perjalanan komersialnya dengan mobil listrik murni. Freelander 8 menggunakan konfigurasi EREV atau Extended Range Electric Vehicle.

Dalam sistem seperti ini, motor listrik bertugas menggerakkan kendaraan, sementara mesin bensin berfungsi terutama sebagai pembangkit energi ketika diperlukan.

Freelander 8 memakai mesin bensin turbo 1,5 liter empat silinder sebagai range extender. Sistem tersebut dipadukan dengan baterai CATL Freevoy berkapasitas 60,3 kWh.

Dengan baterai dalam kondisi terisi, kendaraan diklaim dapat menempuh perjalanan sampai sekitar 310 km menggunakan tenaga listrik berdasarkan pengujian CLTC China.

Angka CLTC tidak dapat langsung dianggap sebagai jarak yang akan selalu diperoleh dalam penggunaan sehari hari. Kecepatan, suhu, medan, beban kendaraan, penggunaan pendingin udara, serta gaya berkendara dapat mengubah jarak sebenarnya.

Mesin Bensin Tidak Menjadi Sumber Penggerak Utama

Konsep EREV memberikan karakter penggunaan yang mendekati mobil listrik.

Motor menghasilkan tenaga untuk roda, sedangkan mesin membantu menyediakan energi saat baterai membutuhkan dukungan.

Pendekatan tersebut dapat menarik pengguna yang menginginkan sensasi penggerak listrik tetapi masih mempunyai kekhawatiran mengenai jarak perjalanan dan ketersediaan stasiun pengisian.

Freelander 8 juga mempunyai baterai jauh lebih besar dibandingkan banyak kendaraan hybrid biasa.

Dengan klaim 310 km dalam mode listrik berdasarkan CLTC, sebagian perjalanan perkotaan berpotensi diselesaikan tanpa mesin range extender bekerja secara intensif.

Tenaga Sistem Mencapai 610 kW

Ukuran besar Freelander 8 diimbangi tenaga yang tidak kecil.

Dua motor listrik dengan sistem penggerak semua roda menghasilkan tenaga gabungan sampai 610 kW atau sekitar 818 hp. Torsi puncaknya mencapai 813 Nm.

Freelander mengklaim SUV tersebut mampu bergerak dari posisi diam menuju 100 km per jam dalam 4,6 detik.

Angka itu menempatkan Freelander 8 lebih dekat dengan kendaraan performa tinggi daripada SUV keluarga biasa dari sisi akselerasi.

Motor belakangnya mempunyai daya 250 kW dan menggunakan sistem dua tingkat.

CJLR juga menyebut torsi pada roda belakang dapat mencapai angka sangat besar melalui penggandaan mekanis, sebuah karakter yang diarahkan untuk membantu kendaraan saat melewati medan berat.

Arsitektur 800 Volt Membawa Pengisian 6C

Freelander 8 dibangun menggunakan arsitektur range extender bertegangan tinggi 800 volt.

Sistem baterainya mendukung pengisian berkecepatan tinggi sampai 6C. CJLR mengklaim kapasitas baterai dapat dinaikkan dari 20 persen menjadi 80 persen dalam waktu sekitar 12 menit ketika menggunakan fasilitas pengisian yang mendukung.

Kemampuan tersebut penting mengingat kapasitas baterainya mencapai 60,3 kWh.

Pengisian cepat memungkinkan pemilik kembali memperoleh jarak listrik dalam waktu relatif singkat ketika tersedia charger dengan kemampuan sesuai.

Tentu angka 12 menit berasal dari pengujian dan klaim produsen. Kondisi baterai, suhu, kemampuan charger, serta pengaturan sistem dapat membuat waktu pengisian berbeda ketika kendaraan digunakan oleh pelanggan.

Perangkat Off Road Tidak Hanya Berupa Mode Berkendara

Freelander 8 membawa sejumlah perangkat yang menunjukkan mobil ini tidak hanya dirancang sebagai SUV perkotaan dengan penampilan gagah.

Sasisnya dilengkapi suspensi udara ruang ganda dengan peredaman CCD. Sistem tersebut dapat mengatur karakter kendaraan sesuai keadaan jalan.

Mobil juga menggunakan pengunci diferensial mekanis di bagian depan, eLSD di belakang, dan sistem pengaturan tenaga yang bekerja bersama i ATS Intelligent All Terrain System.

Pada mode untuk melewati genangan, suspensi dapat meningkatkan jarak kendaraan dari tanah. CnEVPost mencatat tinggi kendaraan dapat dinaikkan sehingga ground clearance mencapai sekitar 270 mm dalam kondisi tertentu.

Freelander 8 juga dirancang untuk menarik beban sampai sekitar 2.000 kg.

Roda Belakang Bisa Ikut Berbelok

Ukuran panjang lebih dari lima meter biasanya membuat sebuah SUV membutuhkan ruang besar ketika berputar.

CJLR mencoba mengurangi persoalan tersebut melalui rear wheel steering.

Roda belakang Freelander 8 dapat berbelok sampai sekitar 10 derajat. Sistem tersebut membantu menekan radius putar sampai sekitar 5,15 meter.

Ketika kendaraan bergerak pada kecepatan rendah, roda belakang dapat bergerak berlawanan arah dengan roda depan sehingga mobil lebih mudah bermanuver.

Sistem juga mendukung gerakan yang sering disebut crab mode.

Fitur seperti ini semakin banyak digunakan pada SUV besar karena panjang bodi dan jarak sumbu roda yang besar dapat menyulitkan kendaraan ketika berada di parkiran atau jalan sempit.

Kabin Disiapkan dalam Versi Lima dan Enam Kursi

Freelander 8 tersedia dengan pilihan lima maupun enam tempat duduk.

Versi enam kursi menawarkan dua captain seat pada baris kedua. Kursi tersebut mempunyai mode zero gravity, pemanas, ventilasi, pijat 16 titik, serta penyangga kaki.

Pabrikan juga menyediakan meja lipat untuk menambah kenyamanan penumpang.

Pada bagian belakang tersedia layar berukuran 17,3 inci yang dipasang pada plafon untuk hiburan penumpang.

Sebuah lemari pendingin berkapasitas sekitar 10 liter ikut tersedia di dalam kabin.

Susunan ini memperlihatkan posisi Freelander 8 tidak hanya sebagai kendaraan petualangan, tetapi juga SUV premium untuk perjalanan keluarga jarak jauh.

Layar Lebar Mendominasi Dasbor

Teknologi kabin menjadi salah satu bagian paling menonjol.

Freelander 8 menggunakan tampilan lebar 46,3 inci pada area dasbor bagian depan. Sistem infotainment utama menggunakan layar Mini LED 15,6 inci.

Layar tersebut bekerja dengan sistem komputasi berbasis Qualcomm Snapdragon 8397.

Chip otomotif ini menjadi salah satu prosesor terbaru yang digunakan untuk mengelola antarmuka, hiburan, dan berbagai fungsi kendaraan.

Freelander 8 termasuk dalam kelompok awal mobil yang menggunakan Snapdragon 8397. CnEVPost menyebut kemampuan CPU dan GPU chip tersebut sekitar tiga kali platform Snapdragon 8295, sementara kemampuan pemrosesan NPU meningkat jauh lebih besar.

Huawei Qiankun ADS 5 Dipasang di Semua Varian

Kerja sama teknologi Freelander tidak berhenti pada Chery, JLR, CATL, dan Qualcomm.

Huawei ikut menyediakan sistem bantuan mengemudi Qiankun ADS 5.

Seluruh varian Freelander 8 yang ditawarkan dalam tahap pemesanan awal di China disebut memperoleh sistem tersebut sebagai perlengkapan standar.

Perangkat kerasnya mencakup sensor yang membantu kendaraan mengamati lingkungan.

Namun, keberadaan teknologi bantuan pengemudi tidak berarti mobil dapat dilepas sepenuhnya tanpa perhatian pengemudi. Tingkat kemampuan, batas penggunaan, dan fitur yang tersedia juga dapat berubah mengikuti regulasi negara tempat kendaraan nantinya dijual.

Hal tersebut menjadi penting ketika Freelander mulai memasuki pasar internasional karena aturan mengenai sistem bantuan berkendara berbeda antara China, Timur Tengah, Eropa, dan negara lainnya.

Harga Awal di China Masuk Kelas Premium

Freelander 8 membuka pemesanan awal di China pada 14 Agustus 2026.

Harga pra penjualan dimulai dari 339.900 yuan untuk versi awal dan meningkat sesuai konfigurasi. Setelah program insentif pada Chengdu Auto Show, terdapat varian tertentu yang ditawarkan mulai sekitar 329.900 yuan.

Harga resmi akan menjadi salah satu informasi penting ketika peluncuran berlangsung 3 September.

Posisinya cukup menarik karena Freelander membawa hubungan dengan JLR, tetapi menggunakan sistem produksi dan teknologi yang sangat dekat dengan ekosistem kendaraan energi baru China.

Perusahaan perlu menjaga harga cukup kompetitif untuk menghadapi SUV EREV premium yang saat ini berkembang cepat di China.

Lebih dari 10.000 Pesanan Masuk dalam Dua Hari

Respons awal terlihat cukup kuat.

Freelander 8 mencatat lebih dari 10.000 pemesanan awal dalam 48 jam setelah periode pra penjualan dibuka.

Namun, angka tersebut perlu dibaca secara hati hati.

Pemesanan awal di China sering menggunakan deposit yang dapat dikembalikan. Karena itu, jumlah pemesanan belum tentu berubah menjadi jumlah pengiriman dengan angka yang sama.

Data pengiriman setelah peluncuran akan memberikan ukuran yang lebih jelas mengenai penerimaan konsumen.

Tetapi bagi merek yang baru berubah dari nama model lama menjadi pemain tersendiri, perhatian sebanyak itu memberikan awal yang cukup kuat.

“Freelander 8 membawa tugas yang tidak ringan. Mobil ini harus membuat konsumen menerima Freelander sebagai merek baru tanpa kehilangan hubungan emosional dengan nama yang dahulu dikenal sebagai Land Rover.”

Produksi Massal Sudah Berjalan di Changshu

CJLR tidak menunggu peluncuran 3 September untuk memulai produksi.

Unit produksi pertama Freelander 8 sudah keluar dari jalur perakitan Changshu pada 30 Juli 2026. Fasilitas tersebut merupakan pabrik kendaraan penuh JLR pertama di luar Inggris dan kini mendapat peningkatan untuk produksi kendaraan energi baru.

Chery menyebut investasi keseluruhan pada fasilitas tersebut telah melampaui 3,1 miliar dolar AS, termasuk sekitar 440 juta dolar AS untuk peningkatan kemampuan manufaktur kendaraan energi baru.

Yang menarik, produksi untuk pasar internasional juga sudah dipersiapkan.

Artinya, rencana ekspor tidak dimulai setelah melihat keberhasilan penjualan di China selama beberapa tahun. Infrastruktur produksi ekspor disiapkan sejak tahap awal.

Timur Tengah Menjadi Tujuan Internasional Pertama

Uni Emirat Arab mempunyai posisi penting dalam ekspansi Freelander.

Chery Group menyatakan kendaraan uji Freelander 8 telah dikirim ke Timur Tengah untuk menjalani validasi kondisi setempat. Abu Dhabi dipersiapkan menjadi lokasi penting dalam langkah internasional merek tersebut.

Lucia Mao selaku CEO Freelander International juga menyebut UAE sebagai pasar internasional pertama dalam pembicaraan mengenai strategi ekspansi merek.

Pilihan Timur Tengah cukup masuk akal bagi SUV berukuran besar.

Pasar di kawasan tersebut memiliki permintaan terhadap kendaraan premium dengan tenaga besar, ruang kabin luas, kemampuan perjalanan jauh, dan perangkat untuk berbagai kondisi jalan.

Suhu ekstrem juga menjadi ujian penting untuk baterai, sistem pendingin, suspensi, perangkat elektronik, dan kabin.

Lebih dari 1.000 Mobil Uji Disebar ke Berbagai Wilayah

Freelander menyatakan lebih dari 1.000 kendaraan uji telah digunakan dalam program validasi global.

Pengujian dilakukan pada lingkungan dengan karakter berbeda, mulai dari kawasan tropis lembap, wilayah gurun dengan temperatur tinggi, sampai daerah bersuhu sangat rendah.

Pengujian global diperlukan karena kendaraan yang awalnya dikembangkan di China tidak dapat begitu saja menggunakan kalibrasi sama di semua negara.

Sistem pendingin baterai harus bekerja pada suhu tinggi.

Perangkat pemanas diperlukan pada wilayah dingin.

Suspensi harus diuji pada kualitas jalan berbeda.

Sistem bantuan mengemudi juga membutuhkan penyesuaian terhadap marka, perilaku lalu lintas, dan aturan setiap negara.

Ekspansi Tidak Berhenti pada Freelander 8

Freelander 8 hanya menjadi produk pembuka.

Ketika merek baru tersebut diperkenalkan pada Maret, Freelander menyatakan rencana menghadirkan enam kendaraan dalam sekitar lima tahun.

Platform yang dikembangkan juga mendukung beberapa jenis sistem penggerak.

Selain EREV, arsitektur Freelander dirancang untuk kendaraan listrik murni dan plug in hybrid.

Strategi tersebut memberikan ruang untuk menyesuaikan produk berdasarkan kebutuhan pasar.

Negara dengan jaringan pengisian sangat luas dapat lebih cocok menerima kendaraan listrik murni. Wilayah yang masih membutuhkan fleksibilitas perjalanan jauh dapat menggunakan EREV atau plug in hybrid.

Freelander juga tidak harus terus bermain pada ukuran sebesar Freelander 8. Arsitektur yang fleksibel memungkinkan perusahaan mengembangkan SUV dengan ukuran dan harga berbeda.

Pasar Global Akan Menjadi Ujian Identitas Freelander

Freelander mempunyai keuntungan berupa nama yang sudah dikenal banyak pengguna SUV, tetapi juga menghadapi persoalan identitas yang cukup unik.

Pembeli lama mengenal Freelander sebagai Land Rover.

Produk baru tidak membawa posisi yang sama.

Ia lahir dari usaha patungan Chery Jaguar Land Rover, menggunakan teknologi Chery dan mitra teknologi China, serta berdiri di luar keluarga merek utama JLR.

Karena itu, strategi penjualan internasional akan menentukan bagaimana konsumen memahami Freelander versi baru.

Apakah ia dilihat sebagai merek premium baru dengan kemampuan segala medan, sebagai produk gabungan Inggris dan China, atau hanya sebagai nama lama yang digunakan kembali akan sangat bergantung pada pengalaman pengguna setelah mobil mulai beredar.

Peluncuran 3 September menjadi langkah pertama untuk menjawab pertanyaan tersebut. Setelah penjualan China dimulai, perhatian berikutnya bergerak menuju Abu Dhabi dan wilayah Timur Tengah, tempat Freelander 8 akan menunjukkan apakah kombinasi tenaga 818 hp, baterai 60,3 kWh, kemampuan listrik 310 km berdasarkan CLTC, suspensi udara, kemudi roda belakang, serta teknologi Huawei mampu diterima di luar pasar domestiknya.